Pages

Labels

My image

My image

About

Google Translate

Labels

Labels

back flip Pictures, Images and Photos
Powered by Blogger.

Followers

Search This Blog

Showing posts with label English. Show all posts
Showing posts with label English. Show all posts

June 04, 2011

Perbedaan Kalimat Verbal dan Kalimat Nominal

       Saya ingin sharing sedikit dari salah satu grammar yang cukup penting dalam bahasa inggris. Postingan kali ini cukup krusial karena banyak dari kita tidak memahaminya dan bahkan kita sering melakukan kesalahan tanpa kita sadari. Untuk itu saya akan sedikit memberikan penjelasan mengenai materi ini. 

       Well, ketika saya berkomunikasi bersama kerabat dengan menggunakan bahasa inggris, baik itu melalui sms, chating, facebookan, bahkan dalam speaking pun sering saya temukan bahwa sebagian dari mereka banyak yang tidak mengetahui kapan harus menggunakan kalimat nominal dan kalimat verbal. Atau dapat dikatakan mereka belum faham bagaimana cara membedakan antara kalimat nominal dan kalimat verbal. Maka postingan kali ini saya akan menulis tentang perbedaan dari kedua kalimat tersebut. Menurut predikatnya, kalimat dalam bahasa inggris dapat dibedakan menjadi 2, yaitu:

       Kalimat nominal

       Kalimat nominal adalah kalimat yang predikatnya bukan berupa kata kerja. Predikatnya dapat berupa kata benda (noun), kata sifat (adjective), dan kata keterangan (adverb). Kalimat ini tidak dapat dibantuk kedalam kalimat pasif.
Contohnya :

1.                  She was my teacher
2.                  My lecture is in Australia
3.                  They are disappointed
 My book is in my bag

Dapat kita perhatikan dari keempat contoh kalimat di atas bahwa tidak ada satupun yang mengekspresikan tindakan. Dalam bahasa inggris, predikat dari  kalimat nominal  menggunakan to be ( am, is, are, was, were). Kerancuan akan terjadi jika to be dikombinasikan dengan verb/kata kerja. Nah inilah yang sebagian orang awam tidak mengetahuinya. Mereka mengira bahwa to be selalu dipakai dalam kalimat. Padahal itu tidaklah benar.  Contohnya:

1.                I am sleep in the bedroom (saya ditiduri di kamar tidur)
2.               I am go to the school (saya dipergikan ke sekolah)
3.               I am want eating an apple (saya akan dimakan sebuah apel)
4.              They are buy a new book (mereka dibeli oleh sebuah buku baru)

Dalam grammar bahasa inggris, verb dan to be tidak boleh dikombinasikan menjadi satu kalimat. Kalaupun bisa, maka artinya akan bermakna pasif.

       Kalimat Verbal

       Kalimat verbal adalah kalimat yang predikatnya berupa kata kerja. Kalimat ini predikatnya mengekspresikan tindakan dan dapat dibentuk kedalam kalimat pasif. Contohnya

       She goes to school
       I went to Saudi Arabia
            They played football last week
            They study English today

Kesimpulan yang dapat diambil bahwa kalimat verbal predikatnya selalu menggunakan kata kerja (verb) , sedangkan kalimat nominal predikatnya selalu menggunakan selain kata kerja yaitu kata sifat (adjective), kata benda (noun), dan kata keterangan (adverb). Kalimat verbal tidak boleh dikombinasikan dengan to be. Tetapi verb dan to be dapat dikombinasikan jika ingin membentuk kalimat pasif.

Semoga postingan kali ini bermanfaat bagi yang membaca.

February 07, 2011

Passive Voice

Assalamualaikum

 Salam hangat dari saya bounce . Bagaimana kabar Anda (Cuma buat yang baca blog ini)?roll  
Ya alhamdulilah kabar saya baik-baik saja. Sudah lama tidak posting lagi ni. Ini untuk pertama kalinya saya memposting materi bahasa inggris. Mudah-mudahan dikesempatan berikutnya saya dapat memposting kembali beberapa materi-materi yang cukup penting dalam bahasa  inggris. Apa yang saya tulis disini merupakan murni hasil pemikiran saya sendiri tanpa ada mengkopi atau mengambil hasil karya orang lain. .  makanya isi dari tulisan ini agak sedikit ngawurtoo-funny-1 Baiklah, materi pertama yang akan saya share adalah passive voice atau kalimat pasif.

PASSIVE VOICE
Kalimat pasif adalah kalimat yang dimana subjeknya menjadi pelaku utama dan juga menjadi objek penderita dalam sebuah kalimat. Ciri-ciri dari kalimat pasif adalah adanya imbuhan di- dan ter-.
Dalam bahasa inggris, kalimat pasif sering ditemukan dalam beberapa tulisan fiksi seperti romance, novel, komik dan lain-lain. Kalimat pasif mengindikasikan bahwa objek dalam sebuah kalimat lebih menarik untuk dibicarakan. Jika didalam bahasa Indonesia kalimat pasif dibentuk dengan memberikan imbuhan di- atau ter- pada setiap kata kerja transitif (kata kerja yang membutuhkan objek), maka dalam tata bahasa inggris kalimat pasif dibentuk dengan pola :
Double Bracket: TO BE + PAST PARTICIPLE (VERB III)


Perlu diketahui bahwa untuk membentuk kalimat pasif, haruslah sesuai dengan tenses kalimat yang akan digunakan. Berikut ini akan saya uraikan satu persatu berdasarkan urutan tenses.
A.    SIMPLE PRESENT TENSES
Double Bracket: SUBJECT + AM/IS/ARE + VERB III


        Example : He is killed by unknown someone ( Dia dibunuh oleh seseorang yang tidak dikenal)

B.     PRESENT CONTINOUS TENSES

Double Bracket: SUBJECT + AM/IS/ARE +BEING + VERB III                                                                      



Example : The book is being sold by me now ( Buku tersebut sedang dijual oleh ku sekarang)
C.     PRESENT PERFECT TENSES
Double Bracket: SUBJECT + HAS/HAVE + BEEN + VERB III



Example : Indonesia has been lost four times in AFF cup final round ( Indonesia telah dikalahkan empat kali di partai final piala AFF )

D.    PRESENT PERFECT CONTINOUS TENSES
Double Bracket: SUBJECT + HAS/HAVE + BEEN + BEING+ VERB III



Example : She has been being waited by his lover for 30 minutes ( Dia telah sedang ditunggu pacarnya selama 30 menit )

E.     SIMPLE PAST TENSES
Double Bracket: SUBJECT + WAS/WERE + VERB III


Example : The house was visited by us last Friday ( Rumah tersebut dikunjungi pada hari Jum’at yang lalu oleh kami.

F.      PAST CONTIOUS TENSES
Double Bracket: SUBJECT + WAS/WERE + BEING + VERB III

Example : A car was being driven by her ( Sebuah mobil sedang dikemudikan oleh nya )

G.    PAST PERFECT  TENSES
Double Bracket: SUBJECT + HAD + BEEN + VERB III

Example : The building had been built workers ( Bangunan tersebut telah selesai dibangun oleh para pekerja


H.    PAST PERFECT CONTINOUS TENSES
Double Bracket: SUBJECT + HAD + BEEN + BEING + VERB III


Example : The building had been being built by workers ( Bangunan tersebut telah sedang selesai dibangun oleh para pekerja )

I.       PASSIVE SENTENCE MENGGUNAKAN MODAL



Double Bracket: SUBJECT + MODAL + BE + VERB III
            Example : The beg will be bought by me tomorrow ( Tas tersebut akan dibeli oleh ku      besok )


Untuk tenses yang selanjutnya tidak akan saya jelaskan panjang lebar  karena tenses yang tersisa hanya menggunakan modal sesuai dengan pola diatas
Note : modal auxiliary : Will, would, shall, should, may, might, have to, has to, had to, ought to, must, can, could, would like, to be able to, managed to, dan lain lain.
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai modal, silahkan klik link berikut. Modal

Pembaca yang budiman, ada beberapa syarat dalam membuat kalimat pasif diantaranya kata kerjanya harus kata kerja transitif ( kata kerja yang membutuhkan objek ) misalnya buy, bring, build, throw dan lain lain. Apabila dalam sebuah kalimat menggunakan kata kerja intransitive ( kata kerja yang tidak membutuhkan objek ) misalnya go, sleep , maka kalimat itu tidak bisa diubah menjadi kalimat pasif.
Untuk mengetahui apa saja kata kerja bentuk ketiga ( verb III)  :
Untuk regular verb klik disini
Untuk irregular verb  klik disini
Oy, sebelum mengakhiri tulisan ini saya akan memberikan sebuah lagu yang menurut saya cukup menarik dan asyik untuk didengarkan. Lagu dengan tempo yang slow ini juga bagus digunakan untuk mengasah kemampuan listening Anda. Download here
Semoga apa yang saya tulis ini bermanfaat bagi yang membaca dan apabila terdapat mistake mohon dimaafkan karena saya juga masih sedang mempelajarinya. rolly-1  
Wassalam
 

Blogger news